Profesor KAI Nekaris

Prof. Anna Nekaris adalah seorang Professor di bidang Antropologi dan Konservasi Primata. Beliau mempelajari kelompok Primata unik yang berbeda secara evolusioner. Primata tersebut adalah kukang Asia. Studi beliau mencakup seluruh 10 spesies kukang, termasuk 5 di antaranya dinamai atau ditingkatkan taksanya dari subspesies oleh beliau sendiri. Anna adalah seorang pengajar MSc in Primate Conservation di Oxford Brookes University, direktur Little Fireface Project, dan pimpinan komite Nocturnal Primate Research GroupBeliau menyelesaikan pendidikan S1 di University of Missouri ColumbiaUSA pada tahun 1993, lalu memperoleh Certificat d’Universite de Primatologie dari Universite de Louis Pasteur Strasbourg, Perancis pada tahun 1994 dan gelar PhD bidang Anthropology at Washington University St LouisUSA pada tahun 2000.

Penelitian kukang yang dilakukannya meliputi ekologi perilaku di kebun binatang, pusat penyelamatan hewan, alam, studi museum, genetika, akustik, taksonomi, pendidikan konservasi, dan sekarang sebuah studi baru mengenai ekologi kimiawi dan bagamaina primata unik ini menjadi salah satu mammal yang menghasilkan racun. Meskipun fenomena luar biasa ini telah dilaporkan 40 tahun lalu, tetapi sebenarnya belum banyak diketahu bagaimana kukang menggunakan racunnya. Lanjutkan ke tab selanjutnya untuk melihat publikasinya.

Dari 60 mahasiswa pasca sarjananya, 25 mahasiswa MSc, MRes, MPhil, dan PhDnya yang berasal dari berbagai negara telah menyelesaikan penelitian tentang kukang. Anna memiliki asosiasi yang mendunia dengan pusat penyelamatan hewan, lapangan, dan kebun binatang yang membutuhkan nasihat mengenai kukang. Nasihatnya juga telah diikuti ketika muncul video YouTube liar yang berisi kukang sebagai hewan peliharaan dan telah melanggar kebijakan internasional. Video ini menjadi viral hingga mencapai 12 juta penonton. Kukang merupakan hewan yang dilindungi berdasarkan konvensi perdagangan satwa dilindungi internasional (Convention on International Trade in Endangered Species), oleh karena itu Anna melakukan kampanye melalui 800 stasiun radio dan acara TV agar pihak YouTube mau menghapus video semacam itu. Ini adalah salah satu contoh bagaimana penelitiannya menimbulkan pengaruh yang luar biasa.

Anna berharap bahwa penelitiannya dapat meyakinkan masyarakat bahwa kukang bukanlah hewan peliharaan yang bagus. Mereka adalah hewan liar. Semua jenis kukang terancam punah. Beberapa di antaranya merupakan Primata terlangka di planet ini. Menjadi salah satu harapannya ketika mereka dapat menetap di hutan selama mungkin, sehingga kita tetap dapat belajar lebih banyak mengenai Primata unik ini.